Jadi Sosok Idola, Liliyana Natsir Dapat Salam Perpisahan dari Sesama Atlet

Liliyana Natsir alias Butet resmi gantung raket pada tanggal 27 Januari 2019, tepat di hari terakhir turnamen Indonesia Master 2019 di Istora Senayan, Jakarta. Atlet spesialis ganda campuran bulutangkis ini memutuskan pensiun setelah 24 menggeluti olahraga tepok bulu ini. Sosoknya yang melegenda membuat banyak fans dan rekan atlet seakan tidak rela melepas Butet untuk meninggalkan bulutangkis.

Dikenal garang saat di lapangan, performa Butet banyak menjadi inspirasi para atlet bulutangkis muda, baik dalam maupun luar negeri. Tidak sedikit yang menyatakan kekagumannya pada wanita berambut pendek ini, baik secara personality maupun teknik bermain. Menjelang masa pensiunnya, beberapa rekan atlet menuliskan salam perpisahan untuk Butet di akun sosial media masing-masing. Kira-kira, apa yang disampaikan buat Butet ya? Yuk intip cerita lengkap yang sudah ditulis Yourbanize di bawah ini!

Liliyana Natsir #1: Greysia Polii 

Via: instagram.com/greysiapolii

Pemain ganda putri Indonesia ini sudah cukup lama mengenal Butet sejak masih anak-anak. Di kampung halaman mereka di Manado, Greysia bersekolah di SD yang sama dengan Butet dan Butet pula yang membuka jalan karier Greysia menjadi atlet bulutangkis. Di foto di akun instagramnya, terlihat Greysia berhasil menjadi juara 1 sebuah kompetisi bulutangkis tingkat Indonesia Timur. Mengawali karier sedari kecil bersama-sama tentu meninggalkan banyak kenangan dan kesedihan akan perpisahan yang terjadi. Greysia sangat berterima kasih pada semangat yang selalu ditularkan Greysia dan menginspirasinya untuk tidak menyerah.

Liliyana Natsir #2: Tontowi Ahmad 

Via: instagram.com/tontowiahmad_

Berkarier bersama selama delapan tahun bukanlah hal yang mudah bagi Tontowi Ahmad melepas Butet pensiun. Butet yang berusia dua tahun lebih tua dan atlet senior, sangat membimbing Owi selama bertanding maupun di luar lapangan. Keakraban mereka sebagai pasangan ganda campuran tidak perlu diragukan. Dalam foto di instagramnya, Owi berterima kasih atas semua pelajaran yang sudah diberikan padanya selama berkarier. Owi pun berjanji akan meneruskan cerita “Owi/Butet” dalam versi lain di masa depan.

Liliyana Natsir #3: Arisa Higashino 

Via: instagram.com/aripei.meee

Pemain ganda campuran asal Jepang ini diam-diam mengidolakan Butet. Pemain yang berpasangan dengan Yuta Watanabe ini memiliki keinginan untuk bertanding melawan Butet di babak final Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan, Jakarta. Namun keinginan Arisa dikandaskan pasangan Tiongkok Zheng Xiwei/Huang Yaqiong di laga semifinal. Kekecewaan Arisa cukup terobati dengan foto bersama Owi/Butet. Yang lebih istimewa, Arisa mendapatkan kaos #ThankYouButet yang ditandatangni oleh Butet langsung. Arisa pun tak lupa memberikan semangat pada Butet untuk pertandingan terakhirnya.

Liliyana Natsir #4: Chan Peng Soon 

Via: instagram.com/chanps

Ganda putra asal Malaysia ini bisa dibilang salah satu lawan terkuat Owi/Butet. Dari total 12 kali pertemuan, Owi/Butet mengunci 11 kemenangan. Salah satu pertemuan legendaris mereka terjadi saat laga final Olimpiade Rio 2016. Meski bersaing ketat di lapangan, tidak melunturkan rasa persahabatan keduanya. Di semifinal Indonesia Master 2019, yang dimenangkan Owi/Butet, Peng Soon memberikan Butet pelukan sebagai tanda perpisahan. Dalam foto di Instagramnya, Peng Soon ingin menikmati momen-momen terakhir bersama Butet dan rekannya meskipun baru saja dikalahkan.

Liliyana Natsir #5: Debby Susanto 

Via: instagram.com/debbysusanto

Atlet Pelatnas Cipayung ini juga mengikuti jejak Butet untuk pensiun setelah berkarier selama 17 tahun dan fokus dengan keluarganya. Dalam foto di Instagramnya, Debby menyebutkan telah mengenal Butet sejak 2009. Dalam beberapa pertandingan di luar negeri, keduanya sering menjadi teman sekamar. Bagi Debby, Butet adalah sosok yang menginspirasi dengan gelar juara tak terhitung serta disiplin tinggi. Sikap Butet yang baik saat di dalam maupun luar lapangan juga meninggalkan kesan mendalam. Dari Butet, Debby menyimpulkan bahwa hidup harus memiliki tujuan.

Liliyana Natsir #6: Vita Marissa

Via: instagram.com/v.marissa

Atlet ganda putri yang kini menjadi pelatih juga tidak mau ketinggalan mengucapkan salam perpisahan pada mantan rekan bertanding sekaligus anak didiknya. Bagi Vita, sosok Butet adalah juara sejati, baik di dalam maupun luar lapangan. Sikap rendah hati, baik, dan menghormati sesama tidak perlu diragukan dari sosok Butet. Perempuan berambut pendek tidak meragukan Butet untuk menjadi sosok panutan bagi pemain junior agar memiliki mental yang sama seperti dirinya.

Liliyana Natsir #7: Jonatan Christie 

Via: instagram.com/jonatanchristieofficial

Jonatan alias Jojo punya pesan perpisahan sendiri untuk seniornya ini. Berada di pelatnas dan berlatih bersama, Jojo menilai Butet sebagai senior yang layak menyandang gelar legenda. Butet dikenal sebagai atlet yang pantang menyerah, fokus pada tujuan, pekerja keras. Sebuah sikap yang dapat menjadi contoh bagi banyak orang untuk tidak menyerah mengejar cita-citanya. Bagi peraih medali emas Asian Games 2018 ini, perjalanan karier selama 24 tahun merupakan rangkaian proses demi proses untuk meraih posisi seperti sekarang.

Facebook Comments

Subscribe Us!

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Show Buttons
Hide Buttons