Perjuangan Rami Malek Memerankan Freddie Mercury Hingga Mendapatkan Piala Golden Globe

Rami Malek baru saja mencuri perhatian dunia. Aktor keturuan Mesir ini baru saja mendapatkan penghargaan sebagai aktor terbaik di ajang Golden Globe Award 2019 lewat film Bohemian Rhapsody. Film tersebut mengisahkan perjalanan karier band legendaris Queen hingga sukses dan menggelar konser Live Aid di puncak kariernya. Ajang penghargaan di bidang perfilman ini diselenggarakan pada 7 Januari 2019 di Beverly Hills, California, Amerika Serikat.

Memerankan tokoh sekaligus legenda hidup sekelas vokalis band Queen Freddie Mercury, karakter yang diperankan Rami, bukanlah perkara mudah. Rami yang awalnya tidak yakin untuk memerankannya akhirnya menerima tawaran ini. Kira-kira seperti apa perjuangan bintang film Night at the Museum ini dalam berakting dan mendalami perannya sebgai Freddie? Yuk simak ulasan Yourbanize di bawah ini!

Rami Malek dinilai sangat “Freddy”

VIa: eonline.com

Ketika Rami bertemu dengan produser film Bohemian Rhapsody, Graham King, ia sudah merasa ada sosok Freddy Mercury dalam diri Rami. Hal serupa juga dirasakan personil Queen Brian May dan Roger Taylor yang ikut mengaudisi para pemain. Mereka bisa merasakan rekan satu band-nya yang sudah meninggal tersebut “merasuki” Rami. Sebelumya Rami melakuan pre-recording ídi Abbey Road Studio di London dan dua personil Queen mendengarkan rekaman suaranya bernyanyi lagu Queen. Energi, passion, jiwa, hingga getaran suara menyerupai Freddie di kala berkarier. Tidak hanya itu, keyakinan dan semangat Rami makin memperkuat Brian dan Roger untuk menerimanya sebagai pemeran Freddie Mercury.

Rami Malek mencoba sekitar 100 kostum

Via: eltiempo.com

Selain piawai menyanyi dan mencipta lagu, busana yang Freddie kenakan terkenal unik dan nyentrik di setiap penampilannya. Rami pun melakukan hal serupa demi perannya. Ia bersama tim busana khusus mencoba sekitar 100 kostum berbeda dan menghabiskan sekitar 50 jam. Mulai dari celana bell-bottom, jumpsuit ketat berbahan lycra, hingga celana satin ala glam-rock tahun 1970-an. Tidak hanya baju, sepatu dengan hak setinggi empat inchi beserta asesoris khas Freddie juga tak luput dari uji coba. Rami pun beruntung bisa menyimpan gelang studded yang dikenakan saat syuting bagian konser Live Aid.

Rami Malek menggunakan gigi palsu

Via: indiewire.com

Ciri khas fisik lain dari Freddie adalah gigi tonggosnya. Rami, dibantu make up artist Jan Sewell, menggunakan gigi palsue. Selain gigi palsu, Rami diharuskan mengenakan hidung prostetik agar makin menyerupai Freddie secara fisik serta make over lainnya. Selama syuting, bintang film Breaking Down part 2 ini terus menggunakannya sepanjang hari termasuk saat makan. Rami sempat kesulitan untuk bicara, bernyanyi, dan berciuman dengan gigi palsunya, namun pada akhirnya mensyukuri karena membuatnya makin percaya diri. Dan gigi palsu ini membantunya makin mendalami karakter penyanyi bersuara empat oktaf tersebut. Rami tetap menyimpan gigi palsu tersebut sebagai kenang-kenangan.

Rami Malek berlatih tari dan menyanyi

Via: hvdh.site

Tidak memiliki keahlian dalam menyanyi dan menari bukan halangan Rami untuk memerankan Freddie. Ia sampai terbang ke London untuk secara khusus belajar dua hal tersebut. Ia belajar dengan beberapa koreografer namun merasa tak cukup membantu. Menurutnya, dari hasil observasi pribadi, Freddie lebih banyak bergerak secara spontan saat manggung serta gestur lain secara alamiah. Maka dari itu, ia mempercayakan pelatih gerak Polly Bennett memantapkan gerakan dan gestur tubuh. Selain Polly, ada penyanyi Marc Martel yang membantu mengisi vokal Freddie. Rami tetap ikut menyumbang suara untuk scene Freddie menyanyi dan dikombinasikan dengan vokal Marc yang mirip dengan Freddie. Kekasih Lucy Boynton ini berlatih vokal dengan gigih agar mirip dengan Freddie, termasuk sering berkaraoke selama enam bulan.

Rami Malek sukses tuai pujian

Via: twitter.com/mercurymotg

Keseriusannya melakoni karakter Freddie Mercury meninggalkan kesan mendalam bagi banyak pihak. Rami sendiri mengaku jika tidak sekadar menirukan sosok Freddie secara fisik, namun lebih kepada menyelami mengapa vokalis fenomenal itu melakukan banyak hal. Rami dan seluruh pemain menikmati adrenalin dan semangat yang ada sepanjang proses penggarapan film. Lawan mainnya seperti Gwilym Lee dan Lucy Byonton di sebuah wawancara memuji bagaimana Rami bertransformasi penuh dan jiwanya menjadi vokalis Queen. Tidak ada identitas Rami sama sekali dan hanyalah Freddie Mercury yang terlihat.

Nah, itu dia cerita dibalik suskesnya Rami Malek berperan sebagai Freddie Mercury. Jika kita ingin menghasilkan sebuah karya sebagus mungkin, ada banyak pengorbanan dan kerja keras yang dicurahkan, serta keyakinan dari diri sendiri. Well, selamat atas pencapaian Rami Malek!

Source: youtube.com, express.co.uk, tempo.com, imdb.com

Facebook Comments

Subscribe Us!

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Show Buttons
Hide Buttons