Asian Games 2018 Punya Banyak Kisah Menarik dan Tidak Terduga. Apa Saja, ya?

September 6, 2018
85 Views

Asian Games 2018 adalah perhelatan olahraga tingkat Asia yang digelar setiap empat tahun sekali. Pertama kali diadakan pada tahun 1951, Asian Games sudah digelar delapan belas kali dan Indonesia mendapat kehormatan sebagai tuan rumah untuk pergelaran di tahun 2018. Sebagai tuan rumah, Indonesia bekerja keras untuk bisa menjamu puluhan ribu kontingen dari 44 negara yang akan berlaga dan memberikan kesan baik.

Mengemban tugas berat untuk acara kelas dunia memang bukan pekerjaan mudah. Tentu ada banyak cerita tak terduga untuk bisa membawa sebuah kesuksesan. Begitu juga dengan Asian Games 2018 yang menyimpan banyak cerita tidak terduga dan menjadi kenangan sepanjang masa. Meskipun sudah berakhir, cerita dibaliknya gak pernah habis untuk dibahas. Apa aja sih, cerita-cerita yang terjadi di sepanjang Asian Games 2018? Yourbanize sudah menyiapkannya di bawah ini!

Asian Games 2018 #1: Kompetisi Olahraga di Dua Kota Besar Berbeda

Via: palembang.tribunnews.com

Saat Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 1962, Jakarta menjadi kota yang menjadi pusat seluruh kegiatan olahraga. Berbeda dengan 2018, Asian Games justru melibatkan dua kota besar sebagai tempat penyelenggaraan, yaitu Jakarta dan Palembang. Sepanjang sejarah, baru kali ini Asian Games dilakukan di dua ibukota provinsi berbeda, dan tidak hanya itu, berbeda pulau. Konsep dua kota ini justru yang membawa Indonesia berhasil disetujui untuk menjadi tuan rumah setelah Vietnam menyatakan tidak siap meskipun saat itu fasilitas penunjang belum mendukung sepenuhnya. Tidak hanya itu, beberapa kota satelit Jakarta seperti Bekasi dan Bogor ikut dilibatkan untuk arena beberapa cabang olahraga.

Asian Games 2018 #2: Bersatunya Dua Bangsa yang Tak Pernah Bersatu

Via: viva.co.id

Ada yang bilang bahwa olahraga adalah alat pemersatu bangsa, maka ungkapan tersebut benar terjadi di Asian Games 2018. Hal ini terjadi pada Korea Selatan dan Korea Utara. Khusus di Asian Games 2018, dua Korea melebur menjadi satu dengan nama Korea Bersatu. Dua Korea ini berlaga di cabang olahraga basket, dayung, dan kano. Bahkan, Korea Bersatu berada dalam satu barisan saat parade atlet di Opening Ceremony Asian Games 2018.

Tidak hanya Korea Bersatu, hal serupa dirasakan oleh Palestina. Kontingen Palestina adalah orang-orang Fatah dan Hamas. Meski perang masih terus berkecamuk, dua golongan ini melupakan perbedaan dan bersatu membela nama negara di Asian Games 2018. Atlet Palestina pun memuji kebaikan Indonesia dan penduduknya yang telah menjamu dengan baik.

Asian Games 2018 #3: Negara yang Rajin Ikut Namun Belum Pernah Mendapatkan Medali 

Via: bhutanolympiccommittee.org

Mendapatkan medali di ajang olahraga internasional adalah impian semua atlet. Tidak hanya membawa nama pribadi, namun juga negara yang diwakilinya.  Bersaing dengan banyak atlet dari beragam pengalaman nyatanya bukan menjadi halangan meski medali belum diraih. Adalah tiga negara ini; Bhutan, Timor Leste, dan Maladewa , yang belum berkesempatan meraih medali hingga Asian Games Jakarta-Palembang 2018 digelar. Bhutan sudah ikut berpartisipasi sebanyak sembilan kali, Timor Leste sebanyak lima kali, dan Maladewa sebanyak sepuluh kali. Meski begitu, partisipasi dan semangat ketiga negara ini patut diapresiasi.

Asian Games 2018 #4: Kebangkitan Olahraga di Indonesia

Via: instagram.com/jokowi

Indonesia selama ini banyak dikenal mendulang prestasi di cabang bulutangkis dan seolah “menenggelamkan” olahraga lain yang juga memiliki potensi. Namun, tidak di Asian games 2018 ini. Medali bagi Indonesia secara merata disumbangkan dari beragam cabang olahraga seperti wushu, angkat besi, sepak takraw, sepeda BMX, paralayang, lari, dan masih banyak lagi. Secara tidak langsung menunjukkan bahwa Indonesia mampu bersaing di berbagai cabang olahraga, tidak melulu bulutangkis. Asian Games pun menjadi titik balik pembinaan olahraga dan atlet nasional lewat beragam apreasiasi. Para atlet baik  yang mendapatkan medali ataupun tidak diganjar uang ratusan juta hingga milyaran rupiah, baik dari pemerintah pusat, organisasi olahraga, hingga pemerintah kota asal atlet. Bahkan, bagi atlet peraih medali akan diangkat menjadi aparatur sipil negara (ASN). Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah serius memberikan perhatian kepada atlet hingga masa depannya.

Asian Games 2018 #5: Kemunculan Atlet yang Jarang Terekspos

Via: instagram.com/jokowi

Lalu Muhammad Zohri dan Aries Susanti adalah sedikit nama dari atlet Indonesia yang menyumbangkan medali. Sebelumnya, barangkali tidak banyak orang yang mengenal mereka. Zohri dan Aries mulai dikenal ketika nama mereka berhasil menjadi jawara di sebuah kompetisi internasional dan mengalahkan pesaingnya yang sudah kelas dunia. Selain Zohri dan Aries, banyak atlet lain yang namanya mulai tereskpos dan menjadi idola baru masyarakat. Dengan beragam prestasi yang sudah ditorehkan para atlet, diharapkan semakin memotivasi atlet muda untuk mempersiapkan diri menjadi kebanggaan bangsa di masa depan.

 

Source: wikipedia.com, liputan6.com, asiangames2018.com, cnnindonesia.com

Facebook Comments

Subscribe Us!

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Show Buttons
Hide Buttons