Sinetron Indonesia Tahun 1990-2000-an yang Masih Dikenang Oleh Generasi 90an. Yang Mana Favoritmu?

October 20, 2017
350 Views

Sinetron Indonesia Tahun 1990-2000-an – Sinema elektronik alias sinetron udah gak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Sejak industri pertelivisian dimulai, berbagai bentuk sandiwara bermunculan dan bisa disaksikan melalui televisi di penjuru negeri. Gak heran kalo di Indonesia sendiri sudah ada banyak sekali judul sinetron yang diproduksi oleh berbagai rumah produksi.

Banyaknya sinteron lokal yang di Indonesia bisa memberikan berbagai alternatif pilihan tontonan bagi penonton. Perubahan jaman pun ikut mempengaruhi sinetron yang ada saat ini, baik dari segi artis maupun ragam ceritanya. Sambil mengingat-ingat sinetron yang pernah kamu tonton, Yourbanize akan ajak kamu, khususnya generasi 90an, untuk mengenang lagi sinetron yang pernah menemani kita di era 90an hingga 2000an awal. For your information, sinetron-sinetron ini cukup ikonik dan masih cukup membekas di hati banyak orang meski sudah tidak tayang kembali. Yuk kita simak!

Sinetron Indonesia Tahun 1990-2000-an #1: Tuyul dan Mbak Yul

Via: katalebay.xyz

Sinteron yang bercerita tentang kisah petualangan seorang tuyul baik yang hidup bersama dengan manusia ini pertama kali tayang di tahun 1997 hingga 2002.  Dikisahkan seorang tuyul bernama Ucil yang dikejar-kejar oleh algojo kiriman raja tuyul. Ia pun pergi ke dunia manusia dan tinggal bersama seorang perempuan bernama Yulia yang akrab dipanggil Mbak Yul dan tiga adik perempuannya. Ucil pun menjalani hidup sebagai manusia biasa. Namun, saat Ucil mendapati sinyal keberadaan algojo di dekatnya, ia buru-buru melepas pakaian manusianya agar bisa menghadapi algojo tersebut secara langsung dalam wujud tuyul. Saat Ucil menjadi tuyul, hanya Mbak Yul yang bisa melihat secara langsung, sedangkan adik-adik Mbak Yul tidak bisa melihat Ucil dalam wujud tuyul. Tokoh Ucil diperankan oleh Ony Syahrial dan Mbak Yul oleh Dominique Sanda.

Sinetron Indonesia Tahun 1990-2000-an #2: Jinny oh Jinny

Via: medan.tribunnews.com

Kalau kamu pernah mengikat rambut dengan gaya ponytail tinggi, pasti kamu tahu terinspirasi dari siapa. Yup, Diana Pungki yang berperan sebagai sosok jin cantik bernama Jinny memang memiliki ciri khas penampilan dengan ponytail tinggi. Jinny yang merupakan keturunan suku Remisol terdampar di dalam sebuah cangkang kerang besar karena “dibuang” oleh ibunya demi menyelamatkan Jinny yang akan dijadikan persembahan kepada dewa. Jinny ditemukan oleh seorang pemuda bernama Bagus. Karena kecantikan Jinny, Bagus pun mengijinkan jin cantik itu tinggal bersamanya. Sebagai imbalannya, Jinny sering membantu Bagus dalam banyak hal dan menjadikan Bagus sukses serta jadi anak kesayangan Pak Baroto, bos tempat Bagus bekerja. Tidak jarang Jinny sering iseng mengerjai teman Bagus yaitu Jaka dan Pak Baroto. Jinny ooh Jinny tayang di televisi pada tahun 1997 hingga 2002.

Sinetron Indonesia Tahun 1990-2000-an #3: Tersanjung

Via: youtube.com

Kalau kamu pernah punya topi atau kaos bertuliskan “Tersanjung”, berarti masa kecilmu ditemani oleh Lulu Tobing, Ari Wibowo, dan Jihan Fahira yang sedang tenar kala itu. Diceritakan mengenai kisah cinta antara seorang gadis yatim piatu bernama Indah dan seorang pelanggan tempat Indah bekerja bernama Boby. Sinetron ini cukup memiliki tempat di hati masyarakat Indonesia karena berlangsung sepanjang tujuh musim selama tahun 1998 hingga 2005 dan memiliki tiga artis berbeda yang memerankan tokoh Indah si karakter utama. Sinetron Tersanjung sering disebut sebagai salah satu sinetron dengan episode terpanjang di Indonesia karena telah menayangkan 360 episode sejak pertama kali tayang hingga tamat.

Sinetron Indonesia Tahun 1990-2000-an #4: Si Doel Anak Sekolahan

Via: indonesia-tourism.com

Cerita yang berlatar belakang budaya Betawi ini menjadi sinetron yang fenomenal dan cukup memiliki tempat di hati masyarakat. Sinetron ini mengambil kisah tentang kehidupan sederhana keluarga Betawi di tengah arus perkotaan dan modernisasi. Dul, si tokoh utama yang diperankan oleh Rano Karno, adalah seorang mahasiswa teknik di sebuah universitas di Jakarta lengkap dengan segala permasalahannya, baik soal pribadi ataupun keluarganya. Di tengah kisah dramanya, selalu ada selipan humor-humor menggelikan dan cukup berkesan di hati penonton. Salah satu adegan yang ikonik adalah saat Atun, adik perempuan dari Dul, tidak bisa melepaskan tanjidor yang masuk ke badannya. Sinetron ini tayang pertama kali di tahun 1994. Total ada 162 episode dalam tujuh musim penayangannya.

Sinetron Indonesia Tahun 1990-2000-an #5: Keluarga Cemara

Via: bangka.tribunnews.com

“Harta yang paling berharga adalah keluarga”. Hayooo, siapa yang baca kalimat tersebut sambil nyanyi? Sinetron bertema keluarga ini memang cukup menyentuh. Bercerita mengenai kehidupan sederhana tiga gadis kakak beradik, yaitu Euis, Ara, dan Agil bersama Emak dan Abah yang bekerja sebagai pengayuh becak. Meski hidup dalam kesederhanaan dan keadaan serba sulit, Abah dan Emak tetap mengajarkan nilai-nilai budi pekerti yang baik kepada ketiga anaknya. Pun juga kesabaran keluarga ini menghadapi berbagai cobaan hidup. Tanpa ada unsur kemewahan dan intrik yang berlebihan, sinetron ini terus mengudara sejak tahun 1996 hingga 2005.

Sinetron Indonesia Tahun 1990-2000-an #6: Pernikahan Dini

Via: katalebay.xyz

Sinetron yang tayang di tahun 2001 sampai 2002 bisa dikatakan cukup berani karena mengambil tema yang saat itu cukup tabu, yaitu pergaulan bebas dan pernikahan di usia muda. Bercerita tentang Dini, yang diperankan oleh Agnez Monica, seorang siswa yang bersekolah di Jakarta. Saat sedang menghabiskan waktu liburan bersama teman-temannya ke sebuah desa, ia bertemu dengan pemuda setempat bernama Gunawan, yang diperankan oleh Syahrul Gunawan, dan keduanya menjalin hubungan hingga kelewat batas dan Dini hamil di luar nikah. Tidak hanya sinetronnya yang masih diingat, lagu soundtracknya sendiri pun masih banyak yang mendengarkan. Sinetron ini pun menjadi salah satu yang banyak terkenang oleh para generasi 90an.

Source: wikipedia.com

Facebook Comments

Subscribe Us!

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Show Buttons
Hide Buttons