Berencana Resign dari Pekerjaan? Perhatikan Hal Ini Sebelum Memutuskannya

July 23, 2017
283 Views

Resign dari Pekerjaan – Memiliki pekerjaan dan penghasilan tetap tentu menjadi dambaan sebagian orang. Menjalani kehidupan dengan membangun karier secemerlang mungkin serta jaminan akan kelangsungan hidup selama beberapa waktu ke depan. Namun, tidak semua pekerjaan yang dijalani akan membuat kita tetap berada di tempat tersebut hingga masa pensiun. Dinamika kehidupan kerja seperti beban kerja yang overload, rekan atau bos yang tidak kooperatif, menjalani pekerjaan yang tidak disukai, dan sebagainya adalah dilema yang harus dihadapi. Tidak heran jika akhirnya banyak orang atau bahkan kita mengajukan resign alias keluar dari pekerjaan.

Sebelum kamu mantap mengajukan resign ke HRD kantor, perhatikan dulu hal-hal ini yang akan Yourbanize ulas di bawah ini. Yuk simak!

Resign dari Pekerjaan 1: Pikirkan Tujuan Utama Resign

Via: info.shine.com

Kebanyakan orang mengajukan resign biasanya pada pertengahan hingga akhir tahun. Tidak heran jika teman kantor satu per satu mulai “pergi” dan memulai hidup baru di tempat lain. Melihat itu mungkin kamu akan tergelitik untuk ikut pergi juga. Keluar dari pekerjaan tidak semudah ikut-ikutan memilih jurusan kuliah pilihan orang lain. Pertimbangkan alasan utama dan pasti kenapa kamu ingin resign dan matangkan niat tersebut.

Resign dari Pekerjaan 2: Tentukan Waktu yang Tepat

Via: people2people.com.au

Mengajukan resign tentu harus dipikirkan dengan matang dan tidak buru-buru. Jika keinginan untuk segera pergi makin kuat, ada baiknya menentukan waktu yang tepat untuk mengajukannya. Umumnya di setiap perusahaan baru akan membolehkan karyawannya resign paling tidak satu bulan setelah mengajukan. Pilihlah waktu yang sekiranya kamu bisa memperkirakan semua pekerjaan telah selesai sehingga tidak ada tanggung jawab yang tertinggal setelah keluar.

Resign dari Pekerjaan 3: Jangan Lari dari Tanggungjawab

Via: sweden.se

Sebagai seorang karyawan, tentu kita mempunyai tanggungjawab akan pekerjaan yang diberikan perusahaan. Sebelum mengajukan resign, pastikan semua pekerjaan kita telah selesai dan tidak memberikan banyak beban pada orang lain yang akan mengambil alih selanjutnya. Tinggalkan kesan yang baik pada tempat kerja lama meskipun prestasi saat bekerja terkesan rata-rata. Selain itu, jika ada masalah dengan orang-orang di kantor jangan lupa diselesaikan supaya tidak ada dendam dan terkesan lari dari tanggungjawab.

Resign dari Pekerjaan 4: Persiapkan Isi Tabungan

Via: money.usnews.com

Jika saat resign kita telah memiliki pekerjaan baru dan bisa langsung bekerja, itu sangat bagus. Namun, tidak semua yang kita harapkan bisa langsung terjadi. Tidak menutup kemungkinan setelah resign kita malah belum punya pekerjaan baru. Untuk menghindari kesulitan finansial, sebaiknya mulai sisihkan jatah uang untuk pos tabungan lebih banyak dari biasanya. Lakukan hal tersebut paling tidak dua belum sebelum resign dan kurangi pemakaian uang untuk sesuatu yang tidak terlalu darurat.

Resign dari Pekerjaan 5: Keluarlah dengan Baik-baik

Via: business.lovetoknow.com

Dimanapun kita berada sopan santun harus tetap dijalankan, termasuk saat keluar dari tempat kerja. Jika saat kita masuk bekerja disambut dengan baik setelah melalui serangkaian proses seleksi, maka saat keluar pun juga demikian. Beritahukan pihak terkait jika kita ingin resign dan ikuti prosedur yang ada, tidak asal pergi begitu saja. Dengan mengikuti prosedur yang ada, kita menghargai perusahaan yang telah memberikan pekerjaan.

Memutuskan untuk resign bukan berarti kita menyerah pada pekerjaan hanya karena suatu masalah. Resign bisa saja menjadi awal dari perjalanan karier dan kehidupan yang lebih mampu meningkatkan produktivitas serta menjadikan kita seseorang yang lebih baik lagi kedepannya. Jangan pernah takut untuk memilih selama kita bisa mengaturnya dengan baik.

Facebook Comments

Subscribe Us!

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Show Buttons
Hide Buttons