Mau Berinvestasi? Perhatikan Dulu Hal Ini Sebelum Memulainya

May 9, 2017
385 Views

Saat sudah mulai bekerja dan memiliki penghasilan sendiri, memang dianjurkan untuk menyisihkan sebagian penghasilan yang dimiliki dalam bentuk tabungan sebagai persiapan jika ada hal-hal darurat terjadi. Jika tabungan sudah mencukupi dan belum ada hal genting yang harus dilaksanakan, inilah saat yang tepat untuk mengembangkan pemasukan kita dalam bentuk investasi. Saat ini, banyak sekali cara yang bisa dilakukan dan dipilih untuk berinvestasi seperti membuka usaha, properti, reksa dana, saham, dn lain-lain. Namun, perlu perhatikan beberapa hal sebelum kita memulai investasi. Yourbanize akan berbagi tips bagi kamu yang akan baru memulai investasi seperti yang dikutip finance.detik.com.

Tetapkan tujuan berinvestasi

Via: www.linkedin.com

Kesalahan umum yang sering dibuat seseorang dalam berinvestasi adalah tidak memahami ‘kenapa saya berinvestasi?’ Tujuan investasi dapat berupa menambah nilai aset kekayaan. Selain itu, dapat juga untuk memperoleh penghasilan tambahan secara berkala. Tujuan berinvestasi ini akan menentukan produk apa yang sesuai dengan visi yang ingin diraih.

 

Kenali dan pahami risiko investasi yang menyertai setiap produk

Via: www.finansialku.com

Setiap aset investasi pasti memiliki plus dan minusnya masing-masing. Sebagai contoh, properti konon nilainya akan selalu naik, tetapi jika mau dijual cepat mungkin lebih sulit. Nah, hal ini namanya risiko likuiditas. Sedangkan, emas misalnya jika mau dijual kapan pun akan lebih mudah dan cepat, namun harga emas juga bisa naik dan turun dalam waktu dekat. Nah, untuk harga yang berfluktuasi ini namanya risiko volatilitas. Dengan memahami benar produk investasi berikut risikonya, akan lebih mudah bagi kita untuk memprediksi dan mengatur strategi akan kemungkinan-kemungkinan yang akan timbul seiring berjalannya waktu.

 

Rajin membaca literatur keuangan dan selalu up to date dengan kondisi pasar

Via: www.medium.com

Berinvestasi berarti harus dapat membaca keadaan pasar dan trend terbaru sesuai zaman. Perkaya informasi dengan perbanyak informasi mengenai keuangan dan investasi, serta rajin mencari tahu pergerakan trend pasar serta hal-hal yang mempengaruhinya.

 

Tahu batas teratas dari keuntungan yang diharapkan

Via: www.ampcapital.com.au

Maksudnya, setiap aset investasi punya perkiraan hasil keuntungan yang wajar, misalnya 5% per tahun untuk deposito atau 10% per tahun untuk reksa dana pendapatan tetap. Nah, apabila hasil investasi sudah mencapai nilai tersebut, maka sebaiknya hasil investasi diambil saja. Jangan serakah dan tergoda untuk menginvestasikan seluruh uang ke satu produk karena teriming-iming imbal hasil tinggi.

 

Tidak latah

Via: www.imperialfin.com

Saat investasi yang kamu jalani sedang berjalan, fokuslah dulu pada produk tersebut hingga bisa settle dan dijalankan dengan teratur. Jika terlalu banyak produk yang dipegang, akan menyebabkan fokus yang terpecah karena harus memikirkan banyak hal dan bisa berujung pada tidak terurusnya investasi yang digeluti. Lebih baik fokus pada satu hal, jika memang sudah yakin bisa berjalan sendiri atau diambil alih orang kepercayaan, silahkan buka yang lain.

 

Tenang dan bijak dalam mengambil keputusan

Via: www.wisebread.com

Bila nilai investasi sedang turun, jangan panik! Tidak menggunakan emosi dalam mengambil keputusan investasi merupakan salah satu kunci sukses banyak investor dalam berinvestasi. ingatlah, kondisi pasar tidak ada yang bisa menebak. Atur strategi agar investasimu tidak tenggelam saat keadaan paling collapse sekalipun. Jika kamu tetap bimbang, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan perencana keuangan terpercaya yang dapat membantu memberikan pandangan yang lebih bijak untuk pengambilan keputusan investasi.

Facebook Comments

Subscribe Us!

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Show Buttons
Hide Buttons