Ini yang Sebaiknya Dilakukan Jika Target yang Diharapkan Tidak Terwujud

April 12, 2017
372 Views

Dalam hidup, kita memiliki idealisme pribadi untuk membangun kehidupan sesuai dengan yang diinginkan. Untuk berbagai hal penting dalam hidup, kita sudah menargetkan hal apa saja yang ingin diraih. Seiring dengan berputarnya bumi, apa yang kita harapkan belum tentu akan terwujud dalam waktu singkat dan berjalan sesuai yang kita inginkan. Perasaan sedih, kecewa, marah, hingga tidak terima sangat wajar dirasakan. Tapi, tidak selamanya kita harus berfokus pada emosi-emosi di dalam diri untuk waktu yang lama. Berikut akan Yourbanize ulas apa yang bisa kita lakukan untuk menghadapi situasi seperti ini.

Lampiaskan semua emosi negatif

Via: www.tinybuddha.com

Untuk beberapa saat, perasaan penuh kekecewaan hingga tidak terima sangat mungkin untuk dirasakan dan rasanya seluruh kepala hanya berisi dengan hal itu saja. Sangat wajar bagi kita untuk merasakannya. Tidak perlu menahannya dalam hati, ekspresikan perasaan itu sepuas-puasnya hingga merasa lega dan bisa berpikir dengan kepala dingin. Baiknya, berikan batasan waktu berapa lama kamu boleh berada dalam situasi ini—sebaiknya cukup satu sampai dua minggu. Hidup terus berputar, kita tetap harus melanjutkan hidup seburuk apapun itu.

Evaluasi seluruh proses hingga hasilnya

Via: www.360cloudsolutions.com

Ingat kembali apa yang selama ini menjadi keinginan besar kita dan bagaimana cara meraihnya. Kesalahan mengapa target kita tidak bisa terwujud dapat berupa saat prosesnya atau goal yang ingin diraih terlalu tinggi sedangkan kapasitas diri belum sampai pada tahap setinggi yang dibayangkan. Atau mungkin dari dirimu sendiri yang kurang maksimal dalam mencurahkan seluruh tenaga ke dalamnya. Renungi apa yang salah, apa yang sudah baik untuk dijalani, lalu atur kembali strategi yang memungkinkan untuk diraih.

Bangkit untuk memulai yang baru

Via: www.turfmagazine.com

Setelah sedih dan perasaan negatifnya hilang, saatnya kembali menjalani kehidupan. Untuk kali ini, beranikan diri untuk memulai lembaran hidup yang baru dan meninggalkan apa yang tidak bisa menjadi milik kita. Mulailah dengan hal-hal termudah dahulu, baru setelahnya dapat menargetkan dengan batasan-batasan tertentu.

Realistis dengan kondisi yang ada

VIa: quora.com

Setinggi apapun targetnya, tetap harus kita pertimbangkan bagaimana kondisi diri kita dan lingkungan sejelas-jelasnya. Idealisme yang tinggi kadang menutupi berbagai hal yang sebenarnya belum tentu akan kamu raih dan bisa menghambat diri sendiri meraih target. Carilah pemikiran lain yang masih secara wajar kita jalankan sesuai dengan kondisi yang ada.

Fokus dengan hal yang dimiliki saat ini

Via: veterans.nbcnews.com

Jika masih belum yakin dan belum tahu harus memulai kembali dari mana, kamu cukup fokus dengan apa yang dimiliki. Maksimalkan sumber daya yang kita miliki dan buatlah hal tersebut menjadi hebat serta bisa bermanfaat bagi diri sendiri.

Sharing dengan orang lain yang dipercaya

Via: entrepreneur.com

Mintalah pendapat orang-orang yang kamu percaya akan rencana-rencana yang ingin dijalankan. Dengan melihat dari pandangan orang lain, kita bisa mempertimbangkan sendiri keputusan akhir untuk rencana ke depan. Mempertahankan keinginan sendiri tidak dilarang kok. Apabila orang lain memiliki saran yang membangun, tentu tidak ada asalahnya dijadikan sebagai renungan.

Facebook Comments

Subscribe Us!

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Show Buttons
Hide Buttons